Simulasi Jaringan Menggunakan Packet Tracer

on Rabu, 08 Desember 2010
PENGENALAN SOFTWARE ANALISIS DAN SIMULASI JARINGAN (PACKET TRACER)


1.      TUJUAN
Tujuan yang ingin dicapai dari pratikum ini antara lain:
a)      Mengenali perangkat lunak jaringan berdasarkan fungsinya
b)      Menggunakan software packet tracer untuk simulasi jaringan sederhana


2.      LANDASAN TEORI
Packet Tracer
Packet tracer adalah sebuah simulator protocol jaringan yang dikembangkan oleh Cisco System.  Paket  Tracer  dapat  mensimulasikan  berbagai  macam  protocol  yang  digunakan pada jaringan baik secara realtime maupun dengan mode simulasi.

3.      PERALATAN
Peralatan dan software yang digunakan dalam pratikum ini antara lain:
a)      2 unit notebook Acer Aspire 4732Z dengan spesifikasi sebagai berikut:
Processor                        : Pentium Dual-Core T4400 2.20 GHz
Memory                          : 1 GB, 1 Slot
Harddisk                        : 160 GB
Sistem Operasi               : Windows 7
b)      Kabel UTP Cross
c)      Packet Tracer 5.2.0 sebagai software simulasi jaringan

4.      LANGKAH-LANGKAH
A.    Membuat jaringan peer-to-peer menggunakan packet tracer :
1.      Ambil 2 buah PC dari select device box pada bagian end devices ke logical workspace  seperti terlihat pada gambar dibawah ini :
2.      Hubungkan 2 PC tadi dengan kabel yang sesuai (kabel cross) pada masing-masing port Ethernet

Jaringan  peer  to  peer  selesai  dibuat,  untuk  melihat  mengecek  apakah  kedua  PC  sudah benar-benar tersambung, kita dapat melakukan perintah ping atau memberikan paket ICMP dari  PC0 ke PC1 atau sebaliknya seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini  :
1.      Set alamat IP tiap-tiap PC yang berada dalam 1 network (dalam hal ini PC0 192.168.1.1; PC1 192.168.1.2)

2.      Ping dapat dilakukan melalui virtual command line  tiap PC atau mengirimkan  paket ICMP yang dapat kita klik langsung dari objek PC0 ke PC1.

Selain  mode  realtime kita  juga dapat memilih mode simulation, dimana  pada  saat kita  melakukan  perintah,  kita  dapat  mengetahui  prorokol yang  digunakan  dan  apa yang sebenarnya terjadi pada setiap layer. Contohnya pada saat perintah ping pada gambar dibawah ini.
Kesimpulan:
Dari hasil simulasi jaringan diatas maka dapat diambil kesimpulan bahwa konfigurasi jaringan peer to peer dapat dilakukan dengan mudah menggunakan software packet tracer, hasil yang diperoleh pun sama dengan kondisi aslinya karena packet tracer juga memiliki tool command prompt seperti computer pada umumnya.
Bisa download materi disini

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar